Rabu, 24 Juli 2013

CERPEN

SIBUNGSU
Chronik-Fotos | via Facebook
Kisah ini kisah seorang anak perempuan yg dilahirkan dikeluarga sederhana. Dia merupakan seorang siswi SMP X kelas 2. Ayah dan ibunya bekerja sebagai PNS. Ia merupakan anak ke-4 dari 4 bersaudara dan ia sangat senang dipanggil dengan sebutan anak bungsu. Dia memiliki 2 orang kakak lelaki yang bernama dodi dan yogi dan satu lagi kakak perempuannya yang bernama muthia.
Hidupnya terbilang bahagia karena tentunya sebagai anak bungsu dialah yang selalu dimaja oleh kedua orangtuanya. Terlebih ayahnya, dia sangat dan sangat menyayangi anaknya ini, namun tidak terlalu begitu terhadap ibunya, karena ibunya lebih nampak perhatian kepada kakak sibungsu yaitu kak muthia. Namun itu ridak menjadi masalah kepada sibungsu yg biasa dipanggil ica oleh seluruh anggota keluarganya, karena menurutnya mendapatkan kasih sayang sang ayah saja sudah bahagianya lebih dari cukup.
Ia idak pernah takut kehilangan kasih sayang ayahnya dari kecil hingga dia SD. Walaupun satu sekolah dengan ibunya yg berprofesi sebagai guru juga disekolahnya saja ayahnya tetap selalu mengantar dan menjemputnya, padahal hal itu dapat dilakukan oleh sang ibu saja. Tidak jauh berbeda juga saat dia SMP. Ayah selalu melakukan hal yang sama yaitu mengantar, menjemputnya disekolah, bila terjadi masalah ayah juga yang selalu datang kesekolah dan mengambil raforpun tetap sang ayah.
Suatu ketika tepatnya pada bulan ramadhan saat dia masih kelas 2 SMP, ibunya mengatakan sesuatu hal yang seharusnya tidak ingin dia dengar. Saat itu sibungsu dan kakaknya muthia sedang membantu sang ibu membuat kue lebaran. “mama sebenarnya sekarang dilarang untuk membuat kue dulu, tapi kalian selalu ingin melakukannya” kata sang ibu. “kenapa gitu ma? Membuat kue ini kan juga bisa nambah-nambah penghasilan kita ma” kata kak muthia. “iya kata dokter mama gak boleh duduk lama-lama kayak gini, bisa berbahaya. Mama kan sedang hamil adik baru kalian” kata ibu menjawab. Terjadi keheningan sesaat saat itu, sibungsu dan kakaknya muthia tidak bisa berkata apa apa. Nampaknya mereka benar-benar terkejut mendengar jawaban dari sang ibu. Tidak heranlah, mungkin mereka berfikir kenapa sang ibu hamil lagi? Bukankah itu akan membahayakan dirinya karena umurnya terbilang sudah akan memasuki usia tua. Namun tidak dengan fikiran sibungsu. Ia memang saat itu tidak dapat berkata apapun namun didalam hati dan fikirannya dia muncul satu demi satu pertanyaan yang mungkin tidak dapat ia temukan jawabannya. “sudah setua ini mempunyai anak lagi? Anak saja sudah 4 begini, mau ditambah satu lagi jadi 5? Bukankah itu memalukan? Kalau sampai teman-temanku tahu semua ini bagaimana? Apa yang harus aku isi dibiodataku nanti? Anak ke 4 dari 5 bersaudara? Apaa begitu? Belum lagi jarak umur aku daan anak itu nanti! 13 tahun? Sempurna sekali hidupku menurut mereka ha? Aku tidak mau pokoknya TITIK!!!” omelan sibungsu dalam hati. Ia tidak sanggup mengatakan semuanya kepada orangtuanya, karena dia juga berfikir itu bukanlah hak dia. Tapi dia tetap tidak bisa menerimanya. Sudah berulang kali dia fikirkan bahkan ribuan kali tapi tetap 2 pernyataan yang dapat disimpulkan dari semua pertanyaan dia yaitu MALU dan TAKUT KEHILANGAN KASIH SAYANG ORANGTUANYA!
Semenjak hari itu, ia merasa aneh dalam keluarganya itu. Satu per satu semua keluarga sudah hampir tahu akan kehamilan sang ibu. Dia semakin lama semakin marah, tidak terima dengan semua keadaan ini. Melihat abang-abang dan kakak nya yang begitu perhatian kepada sang ibu juga terlebih sang ayah. Semenjak saat itu ia merasakan dunia ini semakin tidak adil dengan dirinya. Sibungsu marah dan marah, ia tidak pernah dan sama sekali tidak ingin memperhatikan ibunya lagi. Tidak pernah ada rasa peduli kepada sang ibu lagi.
Hari demi hari berlalu begitu saja, tentunya perut sang ibu semakin lama semakin membesar. Ia merasa malu dengan semua itu. Bahkan satupun dari teman-temannya disekolah tidak ada yang tahu tentang adik barunya itu. Dia selalu menyembunyikannya, hingga tidak ada satupun dari teman-temannya lagi yang dibolehkan bermain kerumah. Ketidak pedulian terhadap ibunya pun mungkin semakin nampak oleh semua orang terlebih sanak saudaranya. Karena apa? Karena setiap kali ibunya meminta tolong, dia selalu membantahnya dan mengelak. Ibunya pun mungkin dapat merasakan hal itu sehingga ibu juga tidak terlalu sering meminta bantuannya karena mungkin juga takut anaknya ini menjadi anak durhaka. Sanak saudaranya pun satu persatu mulai mencoba menasehatinya dan salah satunya adik dari mamanya yaitu tek liza berkata pada sibungsu “ica kenapa kayak gini? Ica mau durhaka sama mama ica? Ica gak takut dosa? Ica tu udah besar, dan harusnya ica bisa bantu-bantu mama yang sekarang ini lagi hamil, bukannya malah gak peduli sama mama ica”. “suka-suka ica lah. Emang salah ya kalau ica gak mau punya adik lagi tek?” balas sibungsu bertanya. “gak salah ca, tapi mau diapain lagi sekarang. Semuanya kan udah kejadian. Waktu kan gak bisa diulang. Emang salah ya mama ica pengen punya anak lagi?” kata tek liza bertanya. “etek mau tau salah mama dimana kan? Salah mama, kenapa mama itu gak ngomong dulu kalau dia mau punya anak lagi? Etek kira ica gak kaet kalau tau mama hamil lagi? Etek tau gak berapa jarak umur ica sama anak itu? Etek juga tau gak mama ica itu udah punya anak keberapa? ica malu tek, MALU! Mereka ga pernah kan mikirin perasaan ica? Apa yang mesti ica bilang ke orang-orang, etek gatau kan? Yaudahlah etek kan gak tau apa-apa soal ini, jadi gausah deh sok-sok mau nasehatin ica. Ica tau kok apa yang ica lakuin. Jangan anggap ica ni anak kecil lagi!” kata sibungsu berkata tanpa henti. Mungkin tampaknya semua sanak saudaranya menyerah dengan sibungsu, mereka tidak terlalu mementingkan sibungsu yang tidak karuan itu lagi. Semua orang hanya banyak diam bila didekat sibungsu. Sibungsu pun tidak mempermasalahkan hal itu, karna menurutnya akan ada hal penting lagi yang menjadi masalah besarnya! Ya.. calon adiknya! Tampaknya dalam dirinya telah tumbuh rasa benci dan rasa iri pada calon adiknya itu. Ia juga benci saat ayah, ibu dan kakak-kakanya membicarakan tentang nama untuk sang bayi. “anaknya perempuan” itulah kata dokter. Sempat sepintas sibungsu juga memikirkan tentang calon adik perempuannya itu, ia ingin bermain juga bersamanya, memberikan nama, menjaganya, dan ingin si adik cantik bersih. Namun semua itu tidak ada artinya lagi pikir sibungsu bila ayah dan ibunya juga saudara-saudaranya akan lebih menyayangi siadik. Ia takut.. takut sekali.. . hari demi hari pun berlalu begitu cepa dan tanpa terasa siibu sekarang telah berada dirumah sakit untuk bersalin. Sayangnya ibu tidak bisa melahirkan normal, itu memang siibu telah mengetahuinya dari awal karena umurnya yang tidak memungkinkan. Satu hari berada dirumah sakit ibu baru melaksanakan operasi, ini kali pertama ibu operasi, karna anak sebelum-sebelumnya dilahirkan secara normal termasuk sibungsu. Sibungsu sama sekali tidak ingn menengok ibu dirumah sakit, ia hanya mendengar kabar saja bahwa ibu telah berhasil melahirkan adiknya yang ternyata adalah laki-laki, sama sekali tidak menyenangkan dan tdak pula menyedihkan. Ia hanya berfikir “baguslah ibu dan anak itu selama” lalu tersenyum datar.
Sehari... dua hari... dan tiga hari..
Tiga hari sudah ibu dirumah sakit, dan ica sama sekali tidak pernah menengok ibunya. Satu demisatu pun sanak saudara menyuruhnya datang melihat keadaan ibunya yang telah sedih melihat anak bungsunya itu sama sekali tidak mempedulikan dia. Dari abang-abangnya, kakaknya, juga bahkan ayahnya telah menyuruhnya menengok ibu. Namun dia tetap berrsikeras tidak bisa sebab alasannya tidak akan ada yang menjaga rumah bila dia pergi. Dan di hari keempatlah baru sikakak paling tua yaitu bang dodi sangat marah dan menghardik sibungsu itu, dan mengantarkannya kerumah sakit dengan paksa. Tidak ada yang dapat diperbuat sibungsu kecuali hanya pasrah dan mengikuti kata abangnya itu. Akhirnya ia bertemu dengan ibu, namun percuma juga karna dia sama sekali tidak peduli dan hanya melihat ibbinya sejenak, namun sayangnya saat iu dia tidak dapat melihat siadik sebab siadik telah dibawa suster untuk tidur dirunag bayi. Cukup, akhirnya sibungsu pulang bersama abangnya.
Ternyata hari berikutnya si ibu telah diperbolehkan pulang. Ibu pulang dengan membawa adik sibungsu itu. Tetap saja, sibungsu tidak peduli.
Tiga bulan berlalu ketidakpedulian sibungsu terhadap keluarganya. Si ibu yang seorang guru pun harus kembali pada rutinitasnya seperti biasa untuk mengajar. Mau tidak mau, si adik harus dititipkan pada neneknya. Sehari.. duahari.. sibungsu hanya melihat bagaimana neneknya merawat adik tersebut. Mungkin juga karena kasihan melihat sinenek yang letih, sibungsu diam-diam mulai membantu nenek dan merawat adiknya itu. Tidak banyak yang dapat dibantunya, namun lama kelamaan dia tidak dapat lagi untuk tidak peduli kepada adiknya itu, dia bahkan tidak bisa seharipun tidak melihat adiknya.
1 bulan berlalu.. dia sekarang malah sangat menyayangi adiknya itu, namanya daffa. Sibungsu bahkan rela pulang sekolah langsung pulang kerumah demi menjaga adiknya itu. Dan hari demi hari juga sibungsu pun rela memberikan gelas “sibungsu”nya itu kepada adik tersayangnya. Sempat ia berfikir kenapa dulu ia begitu membenci ibu dan adiknya ini? Padahal mereka adalah harta paling berharganya. Ibu? Semua orang juga tau kenapa dia sangat berharga. Namun adik menurutnya adalah malaikat hidupnya. Kecil dan tak berdosa, jadi apa alasan yang membuat dia harus membenci si adik? Alasan yang tidak logis adalah yaitu dia malu, dan alasan yang logis adalah dia takut kehilangan kasih sayang keluarganya. Wajar saja, bagaimana tidak.. jangankan keluarganya, dia saja sekarang ini rela mati demi adiknya, betapa rasa sayang nya kepada siadik itu? Pastinya sangat besar. Rela mati saja dia mau, apalagi rela diambil kasih sayang ayah dan ibu, dan rela memberikan gelar “sibungsu” pada sang adik.. itu adalah hal yang kecil yang akan dia lakukan. Karena inilah hidup.


TAMAT:) 
Rabu, 26 Desember 2012

Cerita Remaja

#kekesalan

cuma sekilas cerita tentang anak remaja yang mungkin terbilang labil untuk jaman sekarang. and you know that! dibaca ya, dan mohon minta izin dulu sebelum dicopi guyss:)

kisah ini dimulai dari kekesalannya kepada sahabat-sahabatnya. dia bernama meji. yang saat itu masih duduk dibangku smp, namun telah selesai melaksanakan ujian UN. kekesalannya pada saat itu merubah segala kehidupannya. kekesanlannya itu berawal disaat pengumuman lulus-tidaklulus siswa disekolahnya. hari itu adalah hari sabtu, hari yang cerah namun dengan prasaan berdegub kencang. saat itu meji masih merasakan suasana yang masih sederhana alias biasa saja. meji malah saat itu masih sempat bersenda gurau dengan sahabat-sahabatnya. meji punya 6 orang sahabat yang sangat dekat dengannya yaitu mili,nela,fifah,naya,reisya,dan wawan. seperti biasa yg dilakukan siswa-siswi saat kelulusan yaitu mencoret-coret baju mereka. meji juga melakukannya namun tidak dengan sahabatnya. karna sebagian dari sahabat-sahabatnya tidak diperbolehkan mencoret baju mereka oleh orangtuanya. hanya meji,naya dan wawan yang melakukannya. saat itu pukul 10 teng, hingga pukul 12, sahabat meji yang tidak ikut saat pencoretan baju itu mendesak mengajak untuk pergi dari sekolah. dalam hati sebenarnya meji tidak mau pergi dari sekolah, karna saat itu meji sangat bersenang senang. namun dia juga tidak mungkin menolak ajakan temannya untuk segera pergi. dengan berat hati dia pergi meninggalkan sekolah. karna belum ingin pulang, sahabat sahabatnya mengajak berkunjung kerumah salah satu guru kesayangan mereka, yaitu buk nel. rumah buk nel cukup jauh bagi kami yang tidak berkendaraan yang hanya menggunakan angkot. belum lagi saat masuk kedalamnya. belum lagi hari panas. cukup sudah penderitaan meji saat itu, dia kesal dengan 6 sahabatnya itu, namun dia coba untuk tenang. sesampainya dirumah buk nel, apa yang terjadi? ternyata buk nel tidak berada dirumah. mengetahui hal itu meji sangat kesal sekesal kesalnya, perjuangan yg dilakukannya dalam mencapai rumah buk nel ternyata sia-sia, belum lagi untuk balik lagi keluar. namun hanya dapat dipendamnya didalam hati. setelah itu salah satu sahabatnya mengajak kerumah nela, semua setuju, meji sebenarnya tidak, namun yasudahlah dia tetap akan bersama teman temannya. sampai dirumah temannya lalu pulang meji tetap menyimpan kekesalannya itu hingga dia mengatakan kesalah seorang teman yang memang kurang dekat dengannya. namun karena mungkin saat itu meji sangat kesal, dia curahkan saja yang ada dihatinya kepada temannya yang bernama dera dan taya. dera dan taya disekolahan mereka sangat populer, lalu mereka mengajak meji untuk bergabung bersama mereka. awalnya meji ragu untuk ikut bersama mereka, namun mungkin saat itu masih mengingat kekesalannya kepada sahabat-sahabatnya, dia mau saja bergabung dengan dera dan taya. diawali dengan mengikuti konfoi yang diadakan anak anak itu pada hari senin. awalnya meji sempat menolak, karna dia tidak mau digonceng oleh sembarang orang, namun karena sahabat-sahabatnya meninggalkannya, dera terus memaksa maksanya untuk pergi. akhirnya mejipun ikut dengan mereka. dera mencarikan tumpangan untuk meji dan alhasil didapatkan juna**
bersambung dulu ya guyss"
Sabtu, 25 Agustus 2012

KEMBALI

AKHIRNYA BISA KEMBALI NGEBLOG LAGI YEYEYE=))
OYAAA GUA LUPA, MAU NGABARIN KALAU GUA LAGI PROSES BUAT BIKIN NOVEL KARYA GUA SENDIRI!!!
CERITANYA SIH UDAH HAMPIR SELESAI, TAPI YAH, TAULAH GUA ORANGNYA AGAK SEDIKIT OLENG. JADI RENCANANYA MASIH ADA YANG MAU GUA UBAH DULU! JADI SABAR YAAAAAA
TRUS GUA JUGA BELUM DAPET JUDUL YG BAGUS NYA!
KALAU MENURUT GUA SIH CERITANYA BAGUSSS! TENTANG KELUARGA DAN KISAH CINTA GITU!
SATU HAL LAGI,................ GUA AMBIL KISAH INI DARI KISAH NYATA BEBERAPA ORANG DISEKITAR GUA SIH, TAPI DI NOVEL INI CERITANYA AGAK MENDRAMATISIR GITUUUU. MALAHAN YANG HARUSNYA EMANG MENDRAMATISIR CERITANYA, MALAH JADI BIASA BANGET GUA BUAT... YAH ITU MAKLUM AJA SOALNYA ORANG YANG GUA AMBIL CERITANYA INI GAK TERLALU DEKET BANGET MEMANG SAMA GUAAAA!!! GUA CUMA DENGER-DENGER CERITA KAKAK GUA SAMA SEPUPU GUA. YAH MAKLUM AJADEH, GUA BUKAN ANAK GAUL, JADI CERITA YANG BEGITUAN GUA GAKTAU, PALINGAN KALAU GUA TAU ITU KARNA KUPING GUA YANG KETAGIHAN NGUPING CERITA KAKAK GUA!!! HABIS CERITA TEMEN-TEMENNYA SERUUUU SIH!
JADI TUNGGU YAAAA NOVEL GUA SELESAI, TRUS KALO BISA BAKAL GUA TERBITIN JADI NOVEL BENERAN PUNYA GUAAAA, PASTI ASIIIKKKK DONG YAAH HAHAHA

MAKALAH



Kenakalan Remaja, Peran Orang Tua, Guru dan Lingkungan

Sebenarnya menjaga sikap dan tindak tanduk positif itu tidak hanya tanggung jawab para guru dan keluarganya, tetapi semua orang, Guru yang selalu mengusahakan keluarganya menjadi garda terdepan dalam memberikan pendidikan dengan sebuah contoh, adalah cerminan komitmen dan pendalaman makna dari seorang guru. Sang guru harus berusaha agar keluarganya baik dan tidak korupsi agar ia dapat mengajari kepada murid-muridnya yang merupakan remaja generasi penerus bangsa memiliki moral dan ahlak baik dan tidak korupsi, berusaha tidak berbohong agar murid-muridnya sebagai remaja yang baik tidak menjadi pendusta, tidak terjaebak dalam kenakalan remaja.

Guru adalah profesi yang mulia dan tidak mudah dilaksanakan serta memiliki posisi yang sangat luhur di masyarakat. Semua orang pasti akan membenarkan pernyataan ini jika mengerti sejauh mana peran dan tanggung jawab seorang guru . Sejak saya baru berusia 6 tahun hingga dewasa, orang tua saya yang merupakan seorang guru, selalu memberikan instruksi yang mengingatkan kami para anak-anaknya adalah anak seorang guru yang harus selalu menjaga tingkah laku agar selalu baik dan jangan sampai melakukan sebuah kesalahan . Seberat itukah, seharus itukah kami bertindak Lantas apa hubungan profesi orang tua dengan dengan anak-anaknya, apakah hanya anak seorang guru yang harus demikian ?.

Peran guru tidak hanya sebatas tugas yang harus dilaksanakan di depan kelas saja, tetapi seluruh hidupnya memang harus di dedikasikan untuk pendidikan. Tidak hanya menyampaikan teori-teori akademis saja tetapi suri tauladan yang digambarkan dengan perilaku seorang guru dalam kehidupan sehari-hari.

Terkesannya seorang Guru adalah sosok orang sempurna yang di tuntut tidak melakukan kesalahan sedikitpun, sedikit saja sang guru salah dalam bertutur kata itu akan tertanam sangat mendalam dalam sanubari para remaja. Jika sang guru mempunyai kebiasaan buruk dan itu di ketahui oleh sang murid, tidak ayal jika itu akan dijadikan referensi bagi para remaja yang lain tentang pembenaran kesalahan yang sedang ia lakukan, dan ini dapat menjadi satu penyebab, alasan mengapa terjadi kenakalan remaja.

Sepertinya filosofi sang guru ini layak untuk di jadikan filosofi hidup, karena hampir setiap orang akan menjadi seorang ayah dan ibu yang notabenenya merupakan guru yang terdekat bagi anak-anak penerus bangsa ini. Akan sulit bagi seorang ayah untuk melarang anak remajanya untuk tidak merokok jika seorang ayahnya adalah perokok. Akan sulit bagi seorang ibu untuk mengajari anak-anak remaja untuk selalu jujur, jika dirumah sang ibu selalu berdusta kepada ayah dan lingkungannya, atau sebaliknya. jadi bagaimana mungkin orang tua melarang remaja untuk tidak nakal sementara mereka sendiri nakal?

Suatu siang saya agak miris melihat seorang remaja SMP sedang asik mengisap sebatang rokok bersama adik kelasnya yang masih di SD, itu terlihat dari seragam yang dikenakan dan usianya memang terbilang masih remaja. Siapa yang harus disalahkan dalam kasus ini. Apakah sianak remaja tersebut, sepertinya tidak adil kalau kita hanya menyalahkan si anak remaja itu saja, anak itu terlahir bagaikan selembar kertas yang masih putih, mau jadi seperti apa kelak di hari tuanya tergantung dengan tinta dan menulis apa pada selembar kertas putih itu . Orang pertama yang patut disalahkan mungkin adalah guru, baik guru yang ada di rumah ( orang tua ), di sekolah ( guru), atau pun lingkungannya hingga secara tanpa disadari mencetak para remaja tersebut untuk melakukan perbuatan yang dapat digolongkan ke dalam kenakalan remaja.

Peran orang tua yang bertanggung jawab terhadap keselamatan para remaja tentunya tidak membiarkan anaknya terlena dengan fasilitas-fasilitas yang dapat menenggelamkan si anak remaja kedalam kenakalan remaja, kontrol yang baik dengan selalu memberikan pendidikan moral dan agama yang baik diharapkan akan dapat membimbing si anak remaja ke jalan yang benar, bagaimana orang tua dapat mendidik anaknya menjadi remaja yang sholeh sedangkan orang tuanya jarang menjalankan sesuatu yang mencerminkan kesholehan, ke masjid misalnya. Jadi jangan heran apabila terjadi kenakalan remaja, karena sang remaja mencontoh pola kenakalan para orang tua

Tidak mudah memang untuk menjadi seorang guru. Menjadi guru diharapkan tidak hanya didasari oleh gaji guru yang akan dinaikkan, bukan merupakan pilihan terakhir setelah tidak dapat berprofesi di bidang yang lain, tidak juga karena peluang. Selayaknya cita-cita untuk menjadi guru didasari oleh sebuah idealisme yang luhur, untuk menciptakan para remaja sebagai generasi penerus yang berkualitas.

Sebaiknya Guru tidak hanya dipandang sebagai profesi saja, tetapi adalah bagian hidup dan idialisme seorang guru memang harus dijunjung setinggi-tingginya. Idealisme itu seharusnya tidak tergantikan oleh apapun termasuk uang. Namun guru adalah manusia, sekuat-kuatnya manusia bertahan dia tetaplah manusia, jika terpaan cobaan itu terlalu kuat manusia juga dapat melakukan kesalahan.

Akhir akhir ini ada berita di media masa yang sangat meruntuhkan citra sang guru adalah berita tentang pencabulan Oknum guru terhadap anak didiknya. Kalau pepatah mengatakan guru kencing bediri murid kencing berlari itu benar, berarti satu orang guru melakukan itu berapa orang murid yang lebih parah dari itu, hingga akhirnya menciptakan pola kenakalan remaja yang sangat tidak ingin kita harapkan.

Gejala-gejala ini telah menunjukan kebenarannya. Kita ambil saja kasus siswa remaja mesum yang dilakukan oleh para remaja belia seperti misalnya kasus-kasus di remaja mesum di taman sari Pangkalpinang ibukota provinsi Bangka Belitung, lokasi remaja pacaran di bukit dealova pangkalpinang, dan remaja Ayam kampus yang mulai marak di tambah lagi foto-foto syur remaja SMP jebus, ini menunjukkan bahwa pepatah itu menujukkan kebenarannya.

Kerja team yang terdiri dari orang tua (sebagai guru dirumah), Guru di sekolah, dan Lingkungan (sebagai Guru saat anak-anak, para remaja bermain dan belajar) harus di bentuk. diawali dengan komunikasi yang baik antara orang tua dan guru di sekolah, pertemuan yang intensif antara keduanya akan saling memberikan informasi yang sangat mendukung bagi pendidikan para remaja. Peran Lingkungan pun harus lebih peduli, dengan menganggap para remaja yang ada di lingkungannya adalah tanggung jawab bersama, tentunya lingkungan pun akan dapat memberikan informasi yang benar kepada orang tua tentang tindak tanduk si remaja tersebut dan kemudian dapat digunakan untuk mengevaluasi perkembangannya agar tidak terjebak dalam kenakalan remaja.

terlihat betapa peran orang tua sangat memegang peranan penting dalam membentuk pola perilaku para remaja, setelah semua informasi tentang pertumbuhan anaknya di dapat, orang tuapun harus pandai mengelola informasi itu dengan benar.

Terlepas dari baik buruknya seorang guru nampaknya filosofi seorang guru dapat dijadikan pegangan bagi kita semua terutama bagi para orang tua untuk menangkal kenakalan remaja, mari kita bersama-sama untuk menjadi guru bagi anak-anak dan para remaja kita para remaja belia, dengan selalu memberi contoh kebenaran dan memberi dorongan untuk berbuat kebenaran. Sang guru bagi para remaja adalah Orang tua, guru sekolah dan lingkungan tempat ia di besarkan. Seandainya sang guru dapat memberi teladan yang baik mudah-mudahan generasi remaja kita akan ada di jalan yang benar dan selamat dari budaya "kenakalan remaja" yang merusak kehidupan dan masa depan para remaja, semoga.


Rabu, 29 Juni 2011

Model Pocari Sweat, Lee Jung Hoon jadi member boyband HITZ ??


Ehem,, udah liat iklan Pocari Sweat part kedua kan? Yang belum liat diyoutube aja. Nah disitu ada model iklan cowo yang ganteng kan? Yups,, namanya Lee Jung Hoon. Yang berasal dari Korea!!
Nah,, aku tadi baru dapet info dari reader AFC, kalau dia sekarang di Jakarta!! Ngapain? Tadinya aku pikir dia akan tuh di Jakarta lagi kerja buat Pocari Sweat. Nah,, yang bikin kaget, ternyata dia di Jakarta karena dia adalah member dari Boyband baru yang akan bernama HITZ yang sepertinya dinaungi oleh Nagaswara.(Aku sebenernya binggung, ini Boyband Indonesia atau Boyband Korea, soalnya kayanya membernya campuran)
Yups, HITZ sendiri katanya terdiri dari 3 member!! Yaitu Lee Jung Hoon sendiri, danIrwan Chandra dan satu lagi bernama Ferdinand. Single album mereka dinamai “YES3X” dan baru aja tadi pada 26 Juni menggelar 1st performance di Mall Of Indonesia (MOI).
Aku belum dapet info lebih lanjut lagi sih tentang kebenaran hal ini!! Dan kalau aku lihat di twitternya Nagaswara @NAGASWARA_ID aku nemuin account @HITZ_SOR yang kayanya itu adalah account fans officialnya HITZ.
Ini adalah screen capturenya yang tadi aku ambil di @HITZ_SOR
Dan setelah searching, katanya @Lee_jh2107 adalah account twitter dari Lee Jung Hun, (tapi enggak tahu bener atau enggak)dan kalo liat dari tweetnya sih emang bener!! (Ini salah satu screen capture yang aku ambil dari accountnya yang @Lee_jh2107) !! Tapi ada juga yang bilang accountnya Lee Jung Hoon itu @Lee_Jh2471 (Wah,, ini yang bener yang mana? Aku masih belum tau,,mian!!)
Ehm,, so untuk memastikan hal ini!! Mari kita tunggu perform mereka di TV!! heheh

Super 9 Boyz (S9B) Boyband Indonesia


Kalian pasti sudah tau kan band-band seperti Wali, Kerispatih penyanyi seperti T2, Ruth Sahanaya, Zivilia, dll… jadi sekarang kita ga bahas tentang itu, kita bahas tentang label rekaman mereka yang bernama Nagaswara.
Boss besar dari label rekaman ini akan mengeluarkan Boyband baru, dan para membernya adalah pecinta Kpop dan E.L.F Indonesia. Boyband yang akan beranggota 9 orang laki-laki ini dibernama Super 9 Boyz atau disingkat S9B, beberapa dari personil boyband yang dipilih Nagaswara merupakan member United Kpop Lovers Indonesia (UKLI) district Jakarta dan Bandung. Selain itu salah satu member S9B ini itu sepupunya Vidi Aldiano loh!
Yang menghebohkan dalam mempersiapkan debut mereka, Rahayu Kertawiguna (boss dari Nagaswara) akan membeli hak cipta lagu “Asereje” yang dulu dipopulerkan oleh Last Ketchup *pasti tau semua kan itu lagu yang dulu populer diIndonesia pas jaman 2002 gue SD * dan boss besar dari Nagaswara ini mengubah lagu tersebut menjadi “ACDC Aha Ehe” gue gatau sih lagunya kayak gimana, kita lihat aja nanti ._.
Koreo lagu ini dibuat oleh koreografernya Agnes Monica dan pengiring lagu ini salah satunya adalah Sammy, drummernya Ello. Dan ke-9 personil ini kelak jika mereka membuat album, mereka akan mendedikasikan albumnya, lagu dan koreo di dalam album tersebut untuk Super Junior, ini sebagai wujud kecintaan mereka terhadap sang idola. Mereka berjanji akan memberi yang terbaik bagi sang idolanya dan mempersembahkan album yang masih belum diketahui kapan akan release, kepada E.L.F (Everlasting Friends) di Indonesia dan di dunia, semoga album mereka kelak dapat mewakili ELF di dunia untuk merepresentasikan kecintaan ELF kepada Super Junior berupa karya lagu dan koreo dalam album mereka.
Harapan terbesar S9B adalah ” kelak mereka dapat konser sepanggung dengan idola mereka Super Junior dan berteriak “Proudly to say We Are Everlasting Friends” “
ini wajah wajah mereka
Makin marak ya boyband di Indonesia udah ada SM*SH, NSG STAR, S9B ada yang mau nyusul lagi buat boyband?atau mungkin Girlband? wkwkwkwk… XP

Boyband & Girlband Baru Membanjiri Indonesia


Kalau ngomong soal K-pop, kayaknya identik banget sama yang namanya boyband atau girlband. Keunikan boyband dan girlband di Korea juga udah nggak perlu dipertanyakan lagi. Perpaduan antara dance yang energik dan suara yang bagus nggak hanya bikin boyband dan girlband Korea terkenal di Asia aja, tapi kepopuleran mereka juga udah mulai merambat ke Eropa sana. Jelas hal ini bisa jadi salah satu inspirasi buat anak-anak muda buat menghasilkan sebuah prestasi yang luar biasa sama halnya seperti yang dilakukan sama member-member boyband dan girlband Korea sana. Dan kayaknya, hal ini jadi sumber inspirasi buat remaja-remaja di Indonesia. Buktinya aja, tiap saya nonton TV atau browsing-browsing internet, selalu aja nemu beberapa boyband atau girlband baru di Indonesia.
Setelah kemarin-kemarin SM*SH dan 7 Icons berhasil membuat suatu gebrakan baru di industri musik Indonesia 
walau pun sempat dicaci maki habis-habisan sama pencinta musik Korea karena dituduh plagiat
, sekarang kayaknya makin banyak boyband dan girlband baru di Indonesia yang mulai bermunculan. Dan mereka memang nggak menyangkal kalau sumber inspirasi mereka datang dari boyband dan girlband Korea sana. Seperti boyband baru bernama S9B atau yang biasa disebut Super 9 Boyz yang sering disebut-sebut sebagai Super Junior-nya Indonesia atau girlband baru juga yang bernama CherryBelle yang disebut-sebut sebagai SNSD-nya Indonesia.
Kalau boleh jujur sih ya, saya sebagai pencinta musik Korea juga, saya sebenarnya nggak keberatan dengan kehadiran mereka. Menurut saya sih nggak jadi masalah mereka menjadikan SNSD atau Super Junior sebagai sumber inspirasi mereka. Lagian wajar aja kan? SNSD dan Super Junior itu kepopuleran mereka luar biasa hebat disana. Siapa coba yang nggak mau jadi sepopuler SNSD dan Super Junior? Tapi, alangkah baiknya sih boyband dan girlband Indonesia seharusnya sih dilatih terlebih dahulu sebelum mereka debut sebagai artis. Karena menurut saya, masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari boyband dan girlband Indonesia. Mulai dari cara mereka nge-dance, dari segi suara, dan style mereka.
Waktu SM*SH dan 7 Icons baru muncul aja, saya sempat kaget dan nggak suka sama mereka. Mereka muncul begitu aja, seperti jelangkung yang nggak diundang. Rasanya tuh suka aneh aja tiap lihat sesuatu yang kecil tiba-tiba bisa jadi gede. Bayangin aja ya, member-member boyband dan girlband di Korea sana, sebelum mereka jadi artis, mereka dilatih dulu oleh perusahaan agensi yang merekrut mereka selama beberapa tahun. Mereka dilatih mulai dari umur mereka yang masih belia (sekitar umur 12-17 tahun), diseleksi dengan ketat, dan diajarin bagaimana seharusnya attitude seorang idol didepan publik untuk menjaga nama baik perusahaan agensi mereka. Jadi tuh mereka nggak asal langsung jadi artis. Harus melewati waktu bertahun-tahun kemudian baru debut jadi artis. Kebayangkan gimana perjuangan keras mereka? Rasanya wajar kalau boyband seperti Super Junior, Big Bang, 2PM, SHINee, DBSK atau girlband seperti SNSD, Wonder Girls, Brown Eyed Girls, f(x) bisa mendapatkan popularitas yang luar biasa sampai ke mancanegara karena emang popularitas yang mereka dapat sesuai dengan kerasnya latihan yang mereka dapatkan sebelum debut.
Ya, kalau soal boyband atau girlband Indonesia yang juga menginginkan popularitas sampai ke luar negeri seperti apa yang dialami boyband dan girlband Korea kayaknya masih begitu saya ragukan. Soalnya kebanyakan boyband dan girlband di Indonesia masih boyband dan girlband asal jadi. Nggak ada persiapan sama sekali. Dengan modal ngaku bisa ngedance dan nyanyi, langsung ditarik jadi personil boyband atau girlband. Nah, makanya bagi manajemen-manajemen di Indonesia yang ingin membuat boyband atau girlband, mereka harus benar-benar selektif dalam memilih calon artis, kemudian dilatih beberapa tahun, baru deh debut.
Saya yakin, remaja-remajanya Indonesia pasti punya potensi-potensi yang besar seperti remaja-remaja Korea jika potensinya dilatih dan dikembangkan terus-menerus. Hidup boyband dan girlband Indonesia! Yeah! :mrgreen:
 

Blog Template by YummyLolly.com